Tips Merawat Baterai Laptop

Diposting oleh Unknown on Minggu, 24 Agustus 2014

jazzbramante.blogspot.comTips merawat baterai laptop. Jaman sekarang, laptop dan notebook bukanlah lagi termasuk barang mewah. Hampir semua perumah tangga punya alat / gadget ini. Namun, sayangnya hal itu belum diimbangi dengan ilmu yang memadai mengenai cara penggunaan dan perawatan yang tepat. 

Sehingga tidak jarang baterai laptop jadi cepat rusak atau menggelembung. Solusinya ? Tentu saja ganti baterai baru yang harganya cukup menguras kocek. Lebih sial lagi, kalo malah hardwarenya yang bermasalah atau rusak. Lebih menguras kocek lagi. Nah, untuk menghindari kejadian semacam itu yuk ikuti beberapa tips merawat baterai laptop di bawah ini.

Tips Merawat Baterai Laptop
1. Saat Pertama Kali Membeli Laptop, cas baterai sekitar 8 - 10 jam, karena baterai yg tidak dipakai dalam jangka waktu lama (disimpan di gudang) sebaiknya di cas terlebih dahulu.

2. Setiap Menggunakan laptop lebih baik jika berada dalam kondisi charging battery (di cas terus, meski sudah full tetap dicas terus). Karena baterai tipe-tipe baru sekarang mempunyai controll battery artinya “jika full, baterai akan stop charging (stand by) jadi laptop otomatis langsung pakai power listrik, danjJuga tidak membuat batrei soak/kembung".

3. Jangan Melakukan sistem CDC (Charge Discharge) = "apabila baterai penuh cabut adaptor, dan kalau habis pasang adaptor".

4. Batrei jangan di KALIBRASI (pengosongan isi batrei sampai habis 0%) karena banyak efek buruknya ke baterai (Cycle Count).

5. Jangan pernah baterai dilepas, apabila tiba-tiba listrik mati bisa jadi perangkat laptop terjadi konsleting (LCD,mobo,dll) dan mengakibatkan kerusakan pada hardware laptop. Selain Itu baterai juga mengontrol arus listrik yg masuk sebelum ke perangkat yg lain.

6. 5 menit sebelum memakai laptop charging battery dulu, 5 menit setelah laptop dimatikan baru cabut adaptor.

7. Saat menggunakan baterai (portabel/tanpa di cas), hindari (main game,putar DVD/CD,software2 grafis tinggi ). Jika masih ada power listrik lebih baik di cas saja.

8. Pastikan suhu kamar (ruangan) tidak terlalu panas, karena suhu yang tinggi berefek menurunkan performa battery (cycle count berkurang). Karena, suhu adalah musuh bebuyutan battery.

9. Jangan pernah mengoperasikan laptop di atas kasur maupun lantai. Keduanya menyimpan debu dan kotoran yang jumlahnya banyak sekali, dan juga kasur yang empuk membuat air flow (peredaran udara) laptop tidak maksimal sehingga dapat menyebabkan overheat (panas berlebihan) yang merusak baterai dan hardware.

10. Menabung untuk membeli kipas angin khusus laptop (Cool Pad). Murah kok harganya.

Kesimpulan Tips Merawat Baterai Laptop :
•Gunakan laptop seperti cara kerja PC, jika tidak ada listrik matikan saja.
•Suatu saat kerja baterai pasti akan menurun, lebih baik rusak baterai daripada rusak laptop atau hardware lainnya.

Tentu tidak mungkin menjaga baterai laptop tetap sehat wal afiat untuk selamanya tapi yang terpenting adalah bagaimana caranya kita mempertahankan kinerja baterai dalam beberapa tahun ke depan dengan tips diatas.
 
Tanya Jawab :
Apakah baterai laptop saya sudah ada fitur control batterynya ?
*Untuk laptop keluaran diatas tahun 1996 pasti sudah ada.

Bagaimana cara saya mengeceknya ?
*Untuk melihatnya coba masuk ke device manager -> battery -> ACPI. ACPI inilah trigger controlling battery via Windows.

Bagaimana cara saya mengeceknya secara fisik ?
*Ada dua cara,
1. Lihat icon baterai di sudut kanan desktop, kalau ACPI berfungsi maka saat baterai terisi penuh 100% animasi pengisian listrik baterai akan berhenti.
2. Coba shutdown laptopnya, dan lihat apakah warna indikator baterainya sudah penuh atau belum. Biasanya warna indikator saat mengecas dan sesudah penuh akan berbeda.

Apa saja efek dari kalibrasi (pengosongan baterai hingga 0%) ?
1. Cycle count berkurang satu cycle.
2. Disaat discharge (pengosongan) tegangan battery akan menurun, dengan rumus V=I.R kita tahu jika tegangan (V) turun, otomatis arus (I) yang akan naik. Jika laptop masih baru sih bolehlah dikalibrasi karena komponen-komponennya masih bagus-bagus. Bagaimana dengan laptop tua yang komponen-komponen nya sudah lemah? ini musibah.
3. Disaat charging (pengisian) akan membutuhkan power yang sangat besar.
4. Kembali lagi ke laptop tua, ini akan berakibat rusaknya DC/DC Converter di Mobo dan Controlling Battery di battery.
5. Singkatnya, kalibrasi berdampak penuaan dini bagi baterai laptop dan jeroan-jeroannya.

{ 7 komentar... read them below or add one }

Kang Ucup mengatakan...

saya dulu sering kehabisan baterai karena keasyikan. benar saja, batre laptop jadi tidak awet. akhirnya harus ganti dengan yang baru deh

HAYARDIN mengatakan...

kalau baterai laptop saya malah sudah tidak ada mas, jadi kalau saya mau pakai laptop harus di chas terus, apa itu tidak apa apa ?

Mang Lembu mengatakan...

oo gituh ya....pantesan batre laptop saya rusak we

Unknown mengatakan...

Semoga dengan tips di atas masalah baterai itu bisa teratasi ya kang. :)

Unknown mengatakan...

Kalau ada dana lebih baik dibelikan baterai baru mas, takutknya nanti karena tidak ada stabiliser listrik (baterai) hardwarenya bisa cepat rusak. Biaya perbaikannya lebih mahal.

Unknown mengatakan...

Iya kang. Semoga bisa dijadikan pelajaran dan ke depannya baterai laptop bisa lebih awet dengan tips di atas.

ilham mengatakan...

penggunaan pertama kali setelah pembelian penting banget tuh , supaya batre bisa tahan lama
nicepost gan

Posting Komentar