jazzbramante.blogspot.com – Tips merawat baterai laptop. Jaman
sekarang, laptop dan notebook bukanlah lagi termasuk barang mewah. Hampir semua
perumah tangga punya alat / gadget ini. Namun, sayangnya hal itu belum
diimbangi dengan ilmu yang memadai mengenai cara penggunaan dan perawatan yang
tepat.
Sehingga tidak jarang baterai laptop jadi cepat rusak atau
menggelembung. Solusinya ? Tentu saja ganti baterai baru yang harganya cukup
menguras kocek. Lebih sial lagi, kalo malah hardwarenya yang bermasalah atau
rusak. Lebih menguras kocek lagi. Nah, untuk menghindari kejadian semacam itu
yuk ikuti beberapa tips merawat baterai laptop di bawah ini.
Tips Merawat Baterai Laptop
1. Saat Pertama Kali Membeli Laptop,
cas baterai sekitar 8 - 10 jam, karena baterai yg tidak dipakai dalam jangka
waktu lama (disimpan di gudang) sebaiknya di cas terlebih dahulu.
2. Setiap Menggunakan laptop
lebih baik jika berada dalam kondisi charging battery (di cas terus, meski sudah
full tetap dicas terus). Karena baterai tipe-tipe baru sekarang mempunyai controll
battery artinya “jika full, baterai
akan stop charging (stand by) jadi laptop otomatis langsung pakai power
listrik, danjJuga tidak membuat batrei soak/kembung".
3. Jangan Melakukan sistem CDC
(Charge Discharge) = "apabila
baterai penuh cabut adaptor, dan kalau habis pasang adaptor".
4. Batrei jangan di KALIBRASI
(pengosongan isi batrei sampai habis 0%) karena banyak efek buruknya ke baterai
(Cycle Count).
5. Jangan pernah baterai dilepas,
apabila tiba-tiba listrik mati bisa jadi perangkat laptop terjadi konsleting
(LCD,mobo,dll) dan mengakibatkan kerusakan pada hardware laptop. Selain Itu baterai
juga mengontrol arus listrik yg masuk sebelum ke perangkat yg lain.
6. 5 menit sebelum memakai laptop
charging battery dulu, 5 menit setelah laptop dimatikan baru cabut adaptor.
7. Saat menggunakan baterai (portabel/tanpa
di cas), hindari (main game,putar DVD/CD,software2 grafis tinggi ). Jika masih
ada power listrik lebih baik di cas saja.
8. Pastikan suhu kamar (ruangan)
tidak terlalu panas, karena suhu yang tinggi berefek menurunkan performa
battery (cycle count berkurang). Karena, suhu adalah musuh bebuyutan battery.
9. Jangan pernah mengoperasikan
laptop di atas kasur maupun lantai. Keduanya menyimpan debu dan kotoran yang
jumlahnya banyak sekali, dan juga kasur yang empuk membuat air flow (peredaran
udara) laptop tidak maksimal sehingga dapat menyebabkan overheat (panas
berlebihan) yang merusak baterai dan hardware.
10. Menabung untuk membeli kipas
angin khusus laptop (Cool Pad). Murah kok harganya.
Kesimpulan Tips Merawat Baterai Laptop :
•Gunakan laptop seperti cara
kerja PC, jika tidak ada listrik matikan saja.
•Suatu saat kerja baterai pasti
akan menurun, lebih baik rusak baterai daripada rusak laptop atau hardware
lainnya.
Tentu tidak mungkin menjaga
baterai laptop tetap sehat wal afiat untuk selamanya tapi yang terpenting
adalah bagaimana caranya kita mempertahankan kinerja baterai dalam beberapa
tahun ke depan dengan tips diatas.
Tanya Jawab :
Apakah baterai laptop saya sudah ada fitur control batterynya ?
*Untuk laptop keluaran diatas
tahun 1996 pasti sudah ada.
Bagaimana cara saya mengeceknya ?
*Untuk melihatnya coba masuk ke
device manager -> battery -> ACPI. ACPI inilah trigger controlling battery
via Windows.
Bagaimana cara saya mengeceknya secara fisik ?
*Ada dua cara,
1. Lihat
icon baterai di sudut kanan desktop, kalau ACPI berfungsi maka saat baterai
terisi penuh 100% animasi pengisian listrik baterai akan berhenti.
2. Coba
shutdown laptopnya, dan lihat apakah warna indikator baterainya sudah penuh
atau belum. Biasanya warna indikator saat mengecas dan sesudah penuh akan
berbeda.
Apa saja efek dari kalibrasi (pengosongan baterai hingga 0%) ?
1. Cycle count berkurang satu
cycle.
2. Disaat discharge (pengosongan)
tegangan battery akan menurun, dengan rumus V=I.R kita tahu jika tegangan (V)
turun, otomatis arus (I) yang akan naik. Jika laptop masih baru sih bolehlah
dikalibrasi karena komponen-komponennya masih bagus-bagus. Bagaimana dengan laptop
tua yang komponen-komponen nya sudah lemah? ini musibah.
3. Disaat charging (pengisian)
akan membutuhkan power yang sangat besar.
4. Kembali lagi ke laptop tua,
ini akan berakibat rusaknya DC/DC Converter di Mobo dan Controlling Battery di
battery.
5. Singkatnya, kalibrasi
berdampak penuaan dini bagi baterai laptop dan jeroan-jeroannya.

{ 7 komentar... read them below or add one }
saya dulu sering kehabisan baterai karena keasyikan. benar saja, batre laptop jadi tidak awet. akhirnya harus ganti dengan yang baru deh
kalau baterai laptop saya malah sudah tidak ada mas, jadi kalau saya mau pakai laptop harus di chas terus, apa itu tidak apa apa ?
oo gituh ya....pantesan batre laptop saya rusak we
Semoga dengan tips di atas masalah baterai itu bisa teratasi ya kang. :)
Kalau ada dana lebih baik dibelikan baterai baru mas, takutknya nanti karena tidak ada stabiliser listrik (baterai) hardwarenya bisa cepat rusak. Biaya perbaikannya lebih mahal.
Iya kang. Semoga bisa dijadikan pelajaran dan ke depannya baterai laptop bisa lebih awet dengan tips di atas.
penggunaan pertama kali setelah pembelian penting banget tuh , supaya batre bisa tahan lama
nicepost gan
Posting Komentar